Virality Evello: Kabut Asap Dorong Malaysia Terpopuler Se-ASEAN

0
325

“Polemik kabut asap masih merupakan isu primadona percakapan publik terhadap negara tetangga Indonesia. Pada ketiga negara, apakah itu soal kawasan wisata Thailand diselimuti asap, juga tentang ratusan sekolah terpaksa ditutup Malaysia, atau di Singapura dengan terusiknya balap Formula 1. Terutama Malaysia, percakapan dengan tingkat impression tinggi dampak kabut asap terbukti mendorong negara ini menjadi terpopuler se-ASEAN”.

Pemantauan Evello kali ini akan mengulas isu seputar negara Malaysia, Singapura dan Thailand. Menariknya mengulas isu negara-negara ini adalah, masih intensnya percakapan kabut asap di tengah besarnya dominasi kabar sepakbola. Data tentang kabut asap ini kian bertambah unik terutama karena viralitasnya hingga kini tak tertandingi. 

Gambar 1. Grafik Pemantauan Negara Asean Periode 01-24 September 2019

Big Data Evello menunjukkan pemantauan negara ASEAN selama bulan September 2019, menempatkan percakapan Malaysia di media dan media sosial berada paling tinggi dibanding Singapura dan Thailand. Dapat diperjelas bahwa berita-berita dan percakapan mengulas Malaysia selain berjumlah paling banyak, tersebar paling banyak, juga terbukti paling menarik perhatian publik. Grafik ini menunjukkan kepopuleran Malaysia.

Sementara itu, Total Shared News Malaysia nyaris mencapai 16 ribu berita dibagikan, dengan sebelumnya terdapat hanya delapan ribuan berita. Hal ini mengisyaratkan secara signifikan publik tak sekedar ingin membaca informasi tentang Malaysia, tetapi juga berkepentingan untuk berbagi berita soal negara tersebut. Tren serupa ini terjadi pula pada Singapura, namun tidak signifikan pada negara Thailand.

Kabut Asap Mengusik Balapan F1 Singapura

Gambar 2. Ragam Berita dan Percakapan Seputar Singapura

Kabar memuat sejumlah warga bentangkan spanduk “Riau Dibakar Bukan Terbakar” menjadi viral tentang Singapura. Kabar lain memuat desakan terhadap pemerintah RI agar tak malu meminta bantuan negara tetangga dalam penanganan kabut asap, mendorong negara Singapura berada di peringkat ketiga negara terpopuler di Asean. Tak kurang, sebagian percakapan warganet terlihat berisi sindiran terhadap pemerintah Indonesia.

Ragam berita viral tentang Singapura dalam pantauan Evello juga menunjukkan isu besar soal terusiknya ajang bergengsi balapan Formula 1 akibat asap pekat disekitar arena balapan tersebut. Dikabarkan bahwa kabut asap dipastikan akan mempengaruhi performa pembalap, terganggunya kesehatan para penonton, dan juga terhadap orang-orang atau kegiatan lainnya di sekitar lokasi tersebut.

Kawasan Wisata Thailand Diselimuti Asap Pekat

Popularitas negara Thailand berada di posisi kedua setelah Malaysia soal kabut asap ini. Kabar viral tentang negara ini berasal dari puluhan pelajar berunjuk rasa  di jalan Kota Palangkaraya. Kabar lain mengulas denda bagi perusahaan pembakar hutan, turut menjadi berita viral dalam pantauan Evello Virality.

Gambar 3. Ragam Berita dan Percakapan Seputar Thailand Periode September 2019

Lebih jauh soal kabut asap Thailand, warganet terpantau menyebut beberapa kawasan di selatan Thailand kini dilanda kabut asap dengan tingkat kualitas udara di kawasan wisata seperti Phuket dan sekitarnya, memasuki level berbahaya.

Malaysia Tutup Ratusan Sekolah Akibat Kabut Asap

Faktor pendidikan nampaknya begitu penting bagi pemerintah Malaysia, hal ini terlihat jelas dengan dikeluarkannya kebijakan menutup 409 sekolah akibat gangguan asap kiriman dari Indonesia ke wilayah Sarawak, dan kabar ini pun sontak menjadi fokus utama perhatian publik.

Gambar 4. Ragam Berita Viral dan Percakapan Seputar Malaysia

Perhatikan juga percakapan warganet pada gambar 4 di atas, selain pendidikan publik juga terpantau menyoroti isu-isu melibatkan tingkat emosional dalam (impression). Percakapan soal kepergian Gubernur ke Malaysia disaat kualitas udara di Sumsel berbahaya, juga tentang penolakan Indonesia atas bantuan negara Malaysia padamkan karhutla disinyalir karena gengsi atau masalah komunikasi, serta adanya ungkapan keprihatinan disampaikan anak Malaysia di Jambi tentang kondisi udara yang menakutkan.

Lalu mengapakah Malaysia menjadi terpopuler dibanding Singapura dan Thailand soal kabut asap ini? Simak hasil kesimpulan Big Data Evello, berikut:

Percakapan Kabut Asap Malaysia Memuat Kedalaman Emosional

Gambar 5. Impression Malaysia Tertinggi

Sebaran percakapan di media dan media sosial tentang kabut asap Malaysia tercatat paling tinggi, peta sebaran percakapan publik dalam pemantauan Evello Big Data menunjukkan data perhatian public nyaris merata di seluruh wilayah provinsi di tanah air. Besaran data ini juga memuat percakapan dengan tingkat impression tinggi tentang kabut asap Malaysia.

Ragam isu viral terpantau memuat perusahaan Malaysia dikenai sanksi akibat melakukan pembakaran hutan dan lahan, lalu negara Malaysia paling dekat dengan Indonesia dengan kabut kiriman berdampak pada terganggunya fasilitas pendidikan, serta kabar penolakan bantuan Malaysia telah memantik reaksi publik sangat besar.

Dengan menganalisis berita viral dan percakapan publik seputar kabut asap Malaysia, maka dapat disimpulkan berdasar gambar 5 di atas, keterlibatan sejumlah besar akun-akun unik telah menghasilkan jutaan percakapan memuat pesan emosional publik. Impression besar dalam percakapan publik ini mendorong Malaysia meraih popularitas lebih tinggi di banding Singapura dan Thailand dalam radar pemantauan Big Data Evello.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here