Jejak Digital: Senjakala PPP dan PAN di Mata Warganet

0
810

Nilai Pengaruh Facebook di Indonesia

Survei lembaga We Are Social menempatkan Facebook sebagai media sosial paling banyak digunakan oleh penduduk bumi pada Januari 2020. Lembaga ini menuturkan, pengguna media sosial besutan Zuck ini tembus nyaris 2,5 Miliyar pengguna.

Survei yang sama pada Januari 2020 menyebutkan bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai angka 160 juta. Jumlah ini mengalami kenaikan sekira 12 juta pengguna baru dari April 2019 hingga Januari 2020. We Are Social juga menyebutkan rata-rata penggunaan media sosial di Indonesia mencapai 3 jam 26 menit per hari.

Lalu berapa pengguna Facebook aktif di Indonesia? Dalam laporan tersebut, We Are Social menyebutkan angka 130 juta. Rentang umur 18-34 tahun merupakan pengguna Facebook terbesar di Indonesia.

Jejak Digital Partai Politik Indonesia di Facebook

Tingginya jumlah pengguna menyebabkan Facebook menjadi sarana bersosialisasi terbaik di ranah digital. Tak pelak, kondisi ini menarik Evello sebagai lembaga riset digital berbasis big data untuk mengetahui sebaran situs partai politik pemilik kursi di DPR RI di jejaring Facebook.

Popularitas Partai Politik Berdasarkan Nilai Balik Pengguna di Jejaring Facebook.
Gambar 1. Popularitas Partai Politik Berdasarkan Nilai Engagement Pengguna di Jejaring Facebook.

Penelitian dilakukan sejak pertama kali url masing-masing partai politik di unggah ke jejaring Facebook hingga terakhir pada 12 Mei 2020. Hasil penelitian terhadap sebaran ini memperlihatkan bahwa tidak semua partai politik dikenal melalui website mereka sebagai representasi parpol di jejaring Facebook.

Jika mengacu pada Gambar 1, belum ada partai politik dengan nilai engagement ideal. Meskipun demikian, dari data penelusuran Evello, keseluruhan partai politik dapat dibagi menjadi tiga besar. Partai tiga besar ditempati Gerindra, PKS dan PDI Perjuangan. Di kelompok menengah ada Demokrat, Nasdem dan Golkar. Sementara PAN dan PPP adalah partai dengan jejak digital paling rendah.

Gerindra adalah partai dengan nilai engagement terbesar. Nilai tersebut diperoleh berdasarkan sebaran url partaigerindra.or.id dan reaksi yang tinggi. Sayangnya, kualitas konten dari sebaran url partaigerindra.or.id tidak mampu mendulang komentar yang banyak.

Berada pada posisi kedua adalah PKS. Nilai engagement PKS terbilang cukup bagus. Walaupun disokong oleh nilai sebaran dan komentar yang tinggi. Sayangnya, reaksi yang diberikan oleh warganet alias penggguna Facebook sangat kecil dibandingkan sebarannya. Jika mengacu pada jumlah sebaran, PKS adalah partai terpopuler.

Partai pemenang pemilu, PDI Perjuangan berada pada peringkat ketiga berdasarkan nilai engagement. Partai dengan jargon pembela wong cilik ini memiliki jejak digital dengan sebaran sangat tinggi. Sayangnya umpan balik pengguna melalui komentar dan reaksi terbilang sangat kecil.

Di papan tengah ada Demokrat dengan nilai engagement lumayan bagus. Dengan sebaran lebih kecil dibandingkan Gerindra, Demokrat memiliki umpan balik komentar yang hampir sama.

Posisi partai Golkar terbilang cukup unik. Jika digunakan acuan nilai reaction, maka Golkar berada pada posisi kedua setelah Gerindra dan mengalahkan PKS. Permasalah klasik selalu terjadi di Golkar. Ganti Ketua Umum, maka ganti pula semua atribut digital. Baik website dan akun media sosial.

Posisi paling buncit dialami oleh PAN dan PPP. Jika website PPP dikunjungi di alamat ppp.or.id, pengelolaan website dilakukan seadanya. Sementara, PAN melalui alamat PAN.or.id terlihat serius mengelola website mereka. Sayangnya kualitas konten dan greget pengguna Facebook terhadap partai reformasi ini melemah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here