Ikan Asin Tayang 23 Juta Kali di Youtube Bukti Masyarakat Suka Gosip

Pada periode pantau 1-30 Juli 2019, polemik "Ikan Asin" di kanal Youtube memiliki jumlah tayang lebih banyak dibandingkan isu Pendidikan, Kesehatan, Budaya, Keamanan dan Ekonomi. Bukti bahwa gosip disukai masyarakat Indonesia.

0
223

Selain menyebut miss v Fairuz A Rafiq bau ikan asin, Galih Ginanjar juga menyebut kalau ia merasakan ukuran miss v sang mantan berbeda. Dari ukuran berbeda itu, Galih yakin kalau sang mantan sering gonta-ganti pasangan.

“Pas gue bukan ukurannya berbeda. Misalnya gini deh, misal lu suka pakai mobil Pablo (suami Rey Utami), ukuran jok berubah dong. Pablo masuk nih, nih siapa yang make nih mobil, nah gitu. Kok ngeblong. Semakin sempit kan semakin bagus, tapi ini makin blong. Perawatan apa yg makin blong?” kata Galih Ginanjar.

Demikian kutipan pernyataan Galih Ginanjar, seorang pesinetron dan mantan suami Fairuz A Rafiq seperti telah dirangkum oleh media Suara.com mengisahkan prahara rumah tangga mereka.

Ungkapan tak pantas dari masalah rumah tangga ini pun bergulir menjadi kasus hukum dengan tema “Ikan Asin”. Media, baik berita daring maupun elektronik pun tak urung ramai mengangkat kasus ini.

Evello mencatat, sejak kasus ini mencuat sejak awal Juli 2019, tercatat pemberitaan dengan tema ikan asin telah dimuat sebanyak 6.755 berita.

Berita dan unggahan status tentang kasus ikan asin tercatat telah disebar sebanyak 275.805 kali di media sosial. Jumlah sebaran kasus ikan berdasarkan penelitian Evello lebih banyak disebar masyarakat di media sosial dibandingkan isu Pendidikan, Kesehatan, Budaya, Keamanan dan Ekonomi.

Video bertemakan polemik Ikan Asin dengan jumlah View berdasarkan data Evello
Video bertemakan polemik Ikan Asin dengan jumlah View berdasarkan data Evello

Di kanal Youtube, video-video bertemakan kasus ikan asin telah diunggah sebanyak 214 video. Jumlah penayangan mencapai 23.353.407 view. Komentar pun berhamburan disampaikan Youtubers. Jumlahnya mencapai 52.643 komentar.

Video kasus ikan asin juga disukai sebanyak 220.202 jempol dan 21.227 jempol menyatakan tidak suka. Tingginya jumlah jempol pada video-video ikan asin mencapai jumlah lebih banyak dibandingkan jumlah jempol suka pada video-video politik pada periode pantau yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here